Rabu, 05 Maret 2014

KEWIRAUSAHAAN

Pengertian Kewirausahaan :
Wirausaha berasal dari kata wira yang berarti utama, gagah, berani, teladan, dan mandiri. serta kata usaha yang berarti aktivitas, atau bekerja.
Wirausaha atau entrepreneur adalah orang yang melakukan kegiatan kewirausahaan. Sedangkan Kewirausahaan atau entrepreneurship adalah sifat dari proses kerja atau karakter yang melekat pada seorang wirausaha.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata wirausaha diartikan sebagai orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menemukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, mengatur permodalan operasinya, serta memasarkannya.
Menurut Peter F. Druker, Kewirausahaan diartikan sebagai Kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda.
Bidang Usaha Kegiatan Wirausaha
1. Bidang Ekonomi
    a. Sektor Formal
    b. Sektor Informal
2. Bidang Pendidikan
3. Bidang Karir dan Jabatan

Syarat Menjadi Wirausahawan
1. Berorientasi pada tugas dan hasil
2. Kemampuan mengambil resiko
3. Kepemimpinan
4. Memiliki rasa Tanggung Jawab
5. Semangat Bersaing (kompetetif)
Banyak lagi para ahli menuliskan atau berpendapat tentang syarat seseorang dikatakan wirausahawan.

Peran Wirausaha dalam Perekonomian
Secara internal seorang wirausaha berperan dalam mengurangi tingkat ketergantungan terhadap orang lain, meningkatkan kepercayaan diri, serta meningkatkan pendapatan dan daya beli pelakunya.
Secara eksternal, seorang wirausaha berperan dalam menyediakan lapangan kerja bagi para pencari kerja.
Secara Umum, peran wirausaha dalam perekonomian nasional tercermin dalam menciptakan lapangan kerja, mengurangi pengangguran, meningkatkan pendapatan masyarakat, mengkombinasikan faktor-faktor produksi sehingga lebih bernilai guna dan meningkatkan produktivitas nasional.

J.B. Say seorang ahli ekonomi, berpendapat bahwa wirausaha adalah orang yang menggeser sumber sumber ekonomi dari produktivitas terendah menjadi produktivitas tertinggi dan berlimpah ruah.
Wirausahalah yang menghasilkan perubahan. Perubahan itu terjadi bukan dalam arti mengerjakan sesuatu dengan lebih baik, melainkan dengan sesuatu yang berbeda.

Bidang-Bidang Manajemen

Ada 5 (lima) Bidang manajemen berdasarkan tujuannya, yakni:
1. Manajemen Produksi.
    Manajemen produksi adalah : rangkaian kegiatan yang terencana dan terkendali dalam rangka mengubah input menjadi output dan melakukan evaluasi terhadap output  melalui umpan balik.
Dalama manajemen produksi, terdapat 2 (dua) hal penting yang menjadi perhatian manajemen, yaitu:
a. Perancangan Produksi
b. Pengendalian Sistem Produksi
2.Manajemen Pemasaran
Menurut Philip Kotler, Pemasaran adalah : proses sosial dan manajerial dimana seseorang atau sekelompok orang memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan dan pertukaran produk dan nilai.
    Dari pengertian diatas, dapat diartikan bahwa Manajemen Pemasaran adalah : suatu kegiatan pengaturan secara optimal dari fungsi pemasaran agar kegiatan pertukaran atau penyampaian barang dari produsen ke konsumen dapat berjalan lancar dan memuaskan melalui riset pasar, promosi, pengaturan organisasi pemasaran, sistem distribusi, dan bagaimana memuaskan pelanggan.
Riset Pasar ???
Segmentasi, Targeting, dan Positioning???
Kepuasan Pelanggan???
3.  Manajemen Keuangan
     Manajemen keuangan adalah manajemen yang berhubungan dengan langkah untuk mendapatkan dana yang dibutuhkan dan bagaimana penggunaannya dalam rangka mencapai tujuan.
Hal hal yang berhubungan dengan Manajemen Keuangan adalah :
a. Sumber Dana
b. Penggunaan Dana
c. Pengawasan Penggunaan Dana
4. Manajemen Personalia
    Manajemen personalia adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian atas pengadaan tenaga kerja, pengembangan, kompensasi, integrasi, pemeliharaan, dan pemutusan hubungan kerja (PHK).
Hal hal yang berkaitan dengan Manajemen Personalia, yaitu:
a. Penerimaan Pegawai
b. Penilaian Pegawai
c. Promosi dan Mutasi
d. Motivasi
5. Manajemen Administrasi
    Manajemen Administrasi memberi perhatian penting pada pemberian layanan di bidang administrasi, penggunaan alat yang efektif, dan kemudahan pada bidang lain.
Hal hal yang diperhatikan pada Manajemen Administrasi ialah:
a. Pengadministrasian Kegiatan
b. Pemakaian alat alat perkantoran
c. Pemeliharaan Organisasi




Teori Manajemen

Teori manajemen dapat dikelompokkan dalam 6(enam) aliran, yaitu:

1.      ALIRAN KLASIK
Aliran ini mendefenisikan manajemen sesuai dengan fungsi-fungsi manajemen
2.      ALIRAN PRILAKU
Aliran ini memusatkan kajiannya pada aspek manusia. Aliran ini menggunakan disiplin ilmu Psikologi, dan Sosiologi
3.      ALIRAN MANAJEMEN ILMIAH
Aliran ini menggunakan disiplin ilmu Matematika dan Statistika untuk mengembangkan teorinya.
4.      ALIRAN ANALISIS SISTEM
Aliran ini memfokuskan pemikiran pada masalah yang berhubungan dengan bidang lain dalam mengembangkan teorinya.
5.      ALIRAN MANAJEMEN Berdasarkan HASIL
Aliran ini memfokuskan pemikiran hanya pada hasil-hasil yang dicapai.
6.      ALIRAN MANAJEMEN MUTU
Aliran ini memfokuskan pemikiran pada usaha-usaha untuk mencapai kepuasan konsumen/pelanggan