Kamis, 20 Februari 2014

MANAJEMEN ORGANISASI



PENGERTIAN MANAJEMEN
Para ahli memiliki pendapat yang berbeda beda dalam mendefenisikan manajemen. Perbedaan tersebut diakibatkan perbedaan tinjauan tentang manajemen.
1.      Manajemen ditinjau dari segi SENI
Dikemukakan oleh MARY PARKER FOLLET,  Manajemen adalah seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain.
2.      Manajemen ditinjau dari segi ILMU PENGETAHUAN
Dikemukakan oleh LUTHER GULICK,  Manajamen adalah bidang pengetahuan yang berusaha secara sistematis memahami mengapa dan bagaimana manusia bekerjasama untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi manusia lainnya.
3.      Manajemen ditinjau dari segi PROSES
Dikemukakan oleh: JAMES.A.F. STONER, Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengawasan kegiatan anggota serta tujuan penggunaan organisasi yang sudah ditentukan.
Juga dikemukakan oleh GR.TERRY, Manajemen sebagai suatu proses Perencanaan, Pengorganisasian, Penggerakkan, dan Pengendalian yang dilaksanakan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang sudah ditentukan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya ekonomi lainnya.
KESIMPULAN
Manajemen adalah suatu proses Perencanaan, Pengorganisasia, Kepemimpinan, dan Pengendalian kegiatan anggota organisasi dan proses penggunaan sumber daya organisasi lainnya untuk mencapai tujuan organisasi yang sudah ditetapkan.
Adapun MANAJER adalah seseorang yang karena pengalaman, pengetahuan, dan keterampilannya dipercaya oleh suatu organisasi untuk memimpin, mengatur, mengelola, mengendalikan dan mengembangkan kegiatan organisasi dalam mencapai tujuan.
Berdasarkan ruang lingkupnya, Manajer dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu:
1.      Manajer Umum, yaitu manajer yang mengawasi, mengatur, dan bertanggung jawab atas satuan kerja keseluruhan.
2.      Manajer Fungsional, yaitu manajer yang mempunyai tanggung jawab hanya atas suatu kegiatan organisasi atau perusahaan. Misalnya; Manajer Produksi, Pemasaran, dll.
JENJANG MANAJEMEN
I.                   Manajemen Puncak (Top Management), adalah jenjang manajemen tertinggi dalam suatu organisasi, biasanya terdiri dari Dewan Direksi, dan Direktur Utama.
II.                Manajemen Menengah (Middle Management), adalah manajemen yang memimpin suatu divisi /departemen/bagian tertentu dalam organisasi. Tugasnya adalah mengembangkan rencana yang dibuat manajemen puncak.
III.             Manajemen Pelaksana (Supervisory Management/Lower Management), adalah manajemen yang bertugas menjalankan rencana-rencan yang dibuat oleh manajemen menengah, dan juga mengawasi para pekerja.
Ada 14 Prinsip Manajemen yang dikemukakan oleh Henry Fayol :
1.      Pembagian Kerja (Division of Labour)
2.      Otoritas/Wewenang (Authority)
3.      Disiplin (Discipline)
4.      Kesatuan Perintah (Unity of Commond)
5.      Kesatuan Arah (Unity o Direction)
6.      Mengutamakan Kepentingan Bersama di atas Kepentingan Pribadi (Subordination of Individual Interest to the Common Good)
7.      Pemberian Upah (Renumeration)
8.      Pemusatan atau Sentralisasi (Centralization)
9.      Jenjang Jabatan (The Hierarchy)
10.  Tata Tertib (Order)
11.  Kesamaan (Equity)
12.  Kestabilan Staff (Stability of Staf)
13.  Inisiatif (Initiative)
14.  Semangat Korps (Esprit de Corps)
GR. Terry mengemukakan fungsi manajemen sebagai berikut :
1.      Perencanaan (Planing)
Agar perencanaan yang dibuat dapat berjalan efektif, maka dalam merumuskannya selalu memperhatikan formula 5W + 1H
2.      Pengorganisasian (Organizing)
Proses pengorganisasian yang umum ditempuh terdiri atas langkah-langkah :
a.       Membagi pekerjaan yang akan dilakukan serta menetapkan tugas-tugas dan tanggung jawab.
b.      Membentuk susunan jabatan dan peranan dengan pemberian nama.
c.       Membentuk sistem-sistem kekuasaan dan status formal.
d.      Membentuk suatu struktur organisasi untuk melangsungkan komunikasi internal.
Ada beberapa bentuk organisasi yang dikethui, seperti;
a.       Organisasi Garis
b.      Organisasi Garis dan Staff
c.       Organisasi Fungsional
3.      Pelaksanaan (Actuating)
Pada fungsi ini, adalah bagaimana menggerakkan orang-orang agar mau bekerja dengan sendirinya atau penuh kesadaran secara bersama-sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
4.      Pengawasan (Controling)
Pada fungsi pengawasan meliputi kegiatan-kegiatan :
a.       Menetapkan standar prestasi
b.      Mengukur prestasi yang sedang berjalan dan membandingkannya dengan standar yang telah ditetapkan.
c.       Mengambil tindakan untuk memperbaiki prestasi yang tidak sesuai standar
d.      Mengawal setiap tahapan kegiatan organisasi agar selalu sesuai dengan perencanaan dan tetap mengarah kepda tujuan.
Unsur-unsur Manajemen :
6 M, yaitu;
1.      Manusia (Men)
2.      Uang (Money)
3.      Bahan (Material)
4.      Mesin (Machines)
5.      Metode (Method)
6.      Pasar (Market)
Teori-teori Manajemen:
1.      Teori Klasik
2.      Teori Aliran Prilaku
3.      Teori Aliran Manajemen Ilmiah
4.      Teori Aliran Analisis Sistem
5.      Teori Aliran Manajemen Berdasarkan Hasil
6.      Teori Aliran Manajemen Mutu
Bidang-Bidang Manajemen:
A.    Manajemen Produksi
B.     Manajemen Pemasaran
C.     Manajemen Keuangan
D.    Manajemen Personalia
E.     Manajemen Administrasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar